Penetapan Bakal Calon Perangkat Desa Cenang Th 2021

Rabu, 28 April 2021

Cenang (cenang.desabrebes.id) – Panitia Pelaksana penjaringan perangkat Desa Cenang Kecamatan Songgom, Brebes mengumumkan hasil seleksi administrasi bakal calon. Rabu (28/04/2021)

Tahapan penjaringan perangkat Desa Cenang telah memasuki tahap kedua yakni penetapan bakal calon, sebelumnya panitia pelaksana telah melakukan verifikasi dokumen yang dikumpulkan oleh masing – masing calon peserta.

Panitia pelaksana penjaringan perangkat Desa Cenang melalui Rigyanto selaku ketua menyampaikan bahwa peserta yang telah mendaftar ke panitia sejumlah 12 (dua belas) dengan rincian 7 (tujuh) formasi kaur umum dan 5 (lima) formasi kaur perencanaan.

“Semua peserta yang telah mendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi, sehingga dapat melanjutkan ke tahap berikutnya…” Imbuhnya.

Hasil penyampaian tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk berita acara yang kemudian akan digunakan sebagai dasar panitia pelaksana untuk tahapan berikutnya yaitu tes kompetensi.

Teknis pelaksanaan tes kompetensi yang meliputi tes pengetahuan, praktek komputer, dan wawancara akan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Widodo selaku sekretaris panitia penjaringan perangkat Desa Cenang menyampaikan bahwa teknis pelaksanaan tes kompetensi dilaksanakan dengan menggandeng pihak ketiga. Hal tersebut guna menjaga kerahasiaan dari soal yang akan disampaikan kepada peserta pada saat pelaksanaan tes kompetensi.

“Pelaksanaan ujian kami melibatkan pihak ketiga untuk menyusun soal dan pengawasan, untuk itu tidak ada peserta yang bisa main – main…” Imbuhnya.

Dirinya juga mebambahkan bahwa untuk bobot penilaian pada saat tes nanti yakni tes pengetahuan 60, tes praktek komputer 30, dan tes wawancara 10, sehingga totalnya adalah 100.

Red/IF

Bimbingan Teknis Pendataan SDGs Desa Cenang Th 2021

Rabu, 28 April 2021

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030.

Sedangkan SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dalam bahasa kerennya Sustainable Development Goals disingkat SDGs. SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

TUJUAN DAN SASARAN SDGs DESA :

Merujuk dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor  13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut, yaitu:

  1. Desa tanpa kemiskinan
  2. Desa tanpa kelaparan
  3. Desa sehat dan sejahtera
  4. Pendidikan desa berkualitas
  5. Desa berkesetaraan gender
  6. Desa layak air bersih dan sanitasi
  7. Desa yang berenergi bersih dan terbarukan
  8. Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa
  9. Inovasi dan infrastruktur desa
  10. Desa tanpa kesenjangan
  11. Kawasan pemukiman desa berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan
  13. Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa
  14. Ekosistem laut desa
  15. Ekosistem daratan desa
  16. Desa damai dan berkeadilan
  17. Kemitraan untuk pembangunan desa
  18. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Upaya pencapaian SDGs desa dalam situasi dan kondisi Pandemi COVID-19 tidaklah mudah, karena itulah, penggunaan dana desa 2021 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang mendukung pencapaian 10 (sepuluh) SDGs desa yang berkaitan dengan kegiatan pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru desa. Adapun 10 SDGs dimaksud dalam situasu dan kondisi Pandemi Covid-19 adalah :

  1. Desa tanpa kemiskinan,
  2. Desa tanpa kelaparan,
  3. Desa sehat sejahtera,
  4. Keterlibatan perempuan desa,
  5. Desa berenergi bersih dan terbarukan,
  6. Pertumbuhan ekonomi desa merata,
  7. Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan,
  8. Desa damai berkeadilan,
  9. Kemitraan untuk pembangunan desa, dan
  10. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif

SDGs Desa dianggap perlu, sehingga pemerintah desa menganggarkan kegiatan tersebut dalam APBDesa tahun anggaran 2021.

Setelah sebelumnya pemerintah desa mengumumkan perekrutan tenaga pencacah lapangan, Langkah berikutnya adalah pelatihan atau bimbingan teknis pelaksanaan pendataan pada SDGs Desa.

“Sejumlah 20 peserta telah terkumpul dan siap melaksanakan bimbingan teknis..” Ujar Sugeng Mulyono selaku Sekretaris Desa Cenang dan pelaksana program

Dalam sambutannya dirinya juga mengingatkan kepada pencacah lapangan agar melaksanakan pendataan dengan sebenar – benarnya. Karena data yang di ambil oleh pencacah lapangan melalui Aplikasi SDGs Mobile akan dijadikan sebagai data pokok desa untuk merencanakan pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pendamping desa yang merupakan kepanjangan tangan dari Kementrian Desa yang senantiasa membantu dan membimbing pemerintah desa dalam penyusunan program – program yang ada di desa.

Dalam kesempatan tersebut Mardadi selaku pendamping desa berpesan kepada pencacah bahwa apabila pendataan dilakukan dengan asal – asalan maka hasilnya juga asal – asalan. Untuk itu pencacah lapangan harus melakukan pendataan dengan sebenar – benarnya, supaya mendapatkan data yang valid. Sehingga akan memudahkan pemerintah desa dalam Menyusun program desa untuk warganya.

 

red/IF