Santunan Anak Yatim – Piatu Desa Cenang Th 2021

Cenang — Cenang.desabrebes.id — Pemerintah Desa Cenang Kecamatan Songgom, Brebes bekerjasama dengan Muslimat – Fatayat NU mengadakan kegiatan Santunan Anak Yatim – Piatu. Kamis (19/08)

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tanggal 10 Muharram, sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW bahwa dibulan Muharam ummat Islam dianjurkan untuk berpuasa dan menyantuni anak yatim – piatu.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, santunan anak yatim – piatu tahun ini dilaksanakan di halaman MDTA Riyadlotul Uqul.

Disampaikah oleh Junedi selaku Kepala Desa Cenang bahwa dalam masa pendemi covid-19 yang masih belum berakhir ini, pemerintah desa dilarang melaksanakan kegiatan yang bisa mengundang kerumunan.

“Kegiatan yang bisa mengundang kerumunan sementara tidak diperbolehkan, karena dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penularan covid-19. Sehingga pelaksanaan santunan tahun ini tidak dilaksanakan di Aula Kantor Kepala desa Cenang.” Imbuhnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan segenap masyarakat desa Cenang kecamatan Songgom, Brebes.

Mereka berbondong – bondong hadir untuk memberikan santunannya kepada anak yatim – piatu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan santunan anak yatim – piatu dibuka pukul 14.00 WIB dengan diawali oleh Kepala Desa Cenang dan diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan segenap warga yang hadir.

Santunan ditutup pukul 15.30 WIB dengan perolehan sbb ;

Uang tunai sejumlah Rp 36.820.000 dan Beras sejumlah 1.200 Kg, sejumlah Uang tunai dan Beras tersebut akan dibagi kepada anak yatim – piatu sejumlah 27 anak. Sehingga masing – masing akan mendapatkan uang tunai sejumlah Rp 1.375.000 dan Beras 43 Kg.

 

(Red/IF)

Keutamaan dan Manfaat Puasa 10 Muharram Bagi Umat Islam

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah. Bulan ini juga merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam selain bulan Dzulqa’dah, Dzulhijah dan Rajab. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak amalan ibadah pada bulan yang dimuliakan ini.

Salah satu amalan ibadah yang dianjurkan dilaksanakan pada bulan Muharram adalah Puasa Asyura. Ibadah Puasa Asyura ditunaikan setiap memasuki hari ke-10 bulan Muharram. Pada tahun 2021 kalender masehi ini, Puasa Asyura jatuh pada tanggal 19 Agustus 2021.
Awal Mula Puasa Asyura
Puasa Asyura awal mulanya diperintahkan saat Rasulullah SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah. Hukum Puasa Asyura dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadist berikut ini:
“Ketika beliau melakukan hijrah ke Madinah beliau berpuasa dan beliau memerintahkan berpuasa. Maka tatkala puasa Ramadhan diwajibkan, beliau bersabda: “Siapa yang suka puasa di hari Asyura, silahkan ia berpuasa, dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya.” (HR Muslim 1897)
Puasa Asyura hukumnya sunnah, meskipun demikian Puasa Asyura memiliki keutamaan antara lain:
Melaksanakan Puasa Asyura Sangat Dianjurkan Oleh Rasulullah SAW
Rasulullah SAW mengatakan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa di bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. Berdasarkan buku Fikih Wanita Sepanjang Masa oleh Ust. Muiz Al Bantani, pernyataan ini dijelaskan dalam hadits Nabi yang diriwayatkan Imam Muslim
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Sementara sholat yang yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.
Menghapuskan Dosa-Dosa Satu Tahun Yang Lewat
Keutamaan lain dari Puasa Asyura adalah dihapuskannya dosa-dosa dari setahun yang lalu. Seperti pernyataan Rasulullah SAW dalam kitab Shahih Muslim riwayat dari Abu Qatadah RA, “Puasa pada hari Asyura menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang lewat.”
Demikian penjelasan mengenai keutamaan Puasa Asyura, semoga dapat menjadi bacaan bermanfaat dan pedoman dalam melaksanakan ibadah Puasa Asyura tahun ini.