Chat with us, powered by LiveChat
Brebes Berhias, Cenang Berkarakter

Mengenal lebih dekat dengan SPEK-HAM Solo

WhatsApp Image 2018-11-28 at 21.53.34

Songgom (cenang.desabrebes.id) – Belum banyak orang mengetahui tentang Solidaritas Perempuan untuk Hak Asasi Manusia (SPEK-HAM) Solo yang beralamat di Jalan Srikoyo no 14 rt 01 rw 04 Karangasem, Surakarta, Jawa Tengah ini. Di sela pemberian materi tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Aula Kecamatan Songgom, Noko Ali Ketua Koperasi bagian Pemberdayaan Ekonomi menjelaskan apa itu Spek-Ham, Rabu(28/11).

“Spek-Ham Solo adalah sebuah organisasi yang merupakan kumpulan orang-orang berlatar belakang gerakan mahasiswa, organisasi sosial, serta bersifat pluralis (majemuk/banyak orang) dengan komitmen pada penegakan HAM khususnya perempuan. Spek-Ham berdiri pada tanggal 20 November 1998, dengan latar belakang kejadian reformasi tahun 1998 yang banyak menimbulkan korban kekerasan utamanya perempuan”, jelas Noko.

Tujuan dibentuknya Spek-Ham ini mendorong pemberdayaan perempuan, supaya perempuan bisa mandiri dalam segala sektor dan mencegah atau mengurangi kekerasan pada perempuan.

“Kegiatan yang sudah dilakukan yaitu pemberdayaan perempuan dengan pembentukan Bumdes(Badan Usaha Milik Desa), yang dikelola oleh kelompok petani perempuan di Boyolali. Spek-Ham ini sudah ada di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, antara lain Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, dan kali ini Brebes”,lanjut Noko.

Selama berdiri Spek -Ham tidak menjumpai hambatan yang berarti, dukungan masyarakat bagus dan dana untuk menopangpun bisa diatasi. Dana tersebut didapat dari koperasi yang dikelola sendiri serta melibatkan bantuan asing.

Sama seperti organisasi yang lain, Nokopun berharap Spek-Ham akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dan lebih berkembang.(JW)

Bagikan ke :

Suara Warga Cenang

Klik untuk bergabung group whatshapp warga desa Cenang

Klik disini

Gabung

Alamat

Jl. Raya Wijahan Cenang Kecamatan Songgom - Brebes, Kode Pos 52266

Peta Lokasi

Desa Cenang © 2019